BAURAN PEMASARAN HARGA
Nama : Maziyatul Lailiyyah
NIM : 180321100084
Kelas : A
BAURAN PEMASARAN HARGA
Konsep
bauran pemasaran harga
Harga merupakan nulai
atau jumlah produk yang harus dibayaar konsumen dalamsetiap produk atau jasa
yang diberikan oleh penjual. Sehingga
harga
dapat diartikan sebagai
suatu nilai yang dinyatakan dalam bentuk rupiah yang digunakan dalam
pertukaran/transaksi atau sejumlah uang yang harus dibayar konsumen untuk
mendapatkan barang dan jasa. Menyesuaikan harga produk memiliki
dampak besar pada keseluruhan strategi pemasaran serta sangat mempengaruhi
penjualan dan permintaan produk. Penentuan harga akan membentuk persepsi
produk di mata konsumen. Ada tiga strategi penetapan harga utama, dan
ini adalah:
1. Penetapan
harga pasar
2. Harga skimming pasar
3. Harga
netral
Tujuan
Penetapan harga
1. Memaksimalkan laba
Tujuan penetapan
harga ini biasanya memperhitungkan tingkat keuntungan yang ingin diperoleh.
Semakin besar keuntungan maka harga yang ditetapkan tinggi pula
2. Meraih dan mempertahankan pangsa pasar
Dalam menarik
perhatian konsumen yang menjadi target pasar maka perusahaan dapat menetapkan
harga yang rendah, namun tidak merugikan perusahaan yaitu dengan melihat biaya
dari produksinya.
3. Stabilitas harga
Hal ini biasanya
dilakukan untuk perusahaan yang kebetulan memegang kendali atas harga. Usaha
pengendalian harga diarahkan terutama untuk mencegah terjadinya perang harga,
khususnya bila menghadapi permintaan yang sedang menurun
4. Mencegah atau mengurangi persaingan
Hal
ini apabila penjual menawarkan harga yang sama maka persaingan bisa dilakukan
tanpa melalui kebijaksanaan harga tetapi dengan servis lain.
5. Mempertahankan kelangsungan hidup
perusahaan
Kondisi
ini biasanya terjadi saat ada krisis, dimana perusahaan akan melakukan apa saja
yang mungkin untuk dikerjakan, agar perusahaan tetap bisa
bertahan. Strategi yang diambil biasanya adalah dengan memangkas harga
dengan berbagai diskon agar perusahaan bisa menutupi berbagai biaya yang
muncul.
Berikut faktor-faktor yang menentukan harga
jual suatu produk yaitu:
·
Segmentasi Konsumen
Tentukan
segmen konsumen yang jadi pelanggan kita. Kelas menengah ke bawah maupun ke
atas. Diusahakan agar harga jual yang ditetapkan dapat dijangkau oleh konsumen
dengan kelas ekonomi menengah ke bawah dan menengah ke atas agar terjadi
keseimbangan.
·
Harga Kompetitor
Sebelum
menetapkan harga jual produk, ada baiknya survey produk dari kompetitor kita.
Setelah mengetahui harga jual rata-rata para pesaing tersebut, penjual bisa
menentukan harga jual produk yang sama dengan para pesaing atau harga jual
produk yang lebih tinggi sedikit namun mengandalkan kualitas yang lebih baik.
·
Biaya produksi
Biaya
yang dikeluarkan pada saat produk masih dalam tahap produksi. Biaya produksi
meliputi biaya bahan baku produk, biaya tenaga kerja langsung, dan sebagainya.
·
Biaya pemasaran
Biaya
yang dikeluarkan untuk memasarkan atau mempromosikan produk baru sebuah
perusahaan.
·
Biaya distribusi
Merupakan
biaya yang dikeluarkan untuk pengiriman produk dari gudang atau produsen ke
toko.
·
Keuntungan dari penjualan produk
Selain
itu, ada komponen persentase keuntungan atau laba yang ingin didapatkan atas
penjualan produk juga menjadi faktor penting di dalam menentukan harga jual
produk hasil produksi. Perhitungan keuntungan yang akan diperoleh harus bisa
menjadi profit tersendiri bagi perusahaan agar tetap dapat mengembangkan
usahanya.
Metode Penentuan Harga
1.
Berbasis Permintaan
Suatu metode yang menekankan pada
berbagai faktor yang memengaruhi selera dan kesukaan pelanggan berdasarkan
kemampuan dan kemauan pelanggan untuk membeli, manfaat yang diberikan produk
dan perilaku konsumen secara umum.
2.
Berbasis Biaya
Faktor penetapan yang dipengaruhi
aspek penawaran atau biaya dan bukan aspek permintaan. Harga akan ditentukan
berdasarkan biaya produksi dan pemasaran produk yang ditambah dengan jumlah
tertentu sehingga menutupi biaya langsung, overhead, dan juga laba/rugi.
3.
Berbasis Laba
Penetapan yang didasarkan pada
keseimbangan biaya dan pendapatan. Metode ini memiliki 3 pendekatan yaitu,
target profit pricing (berdasarkan target keuntungan), target return on sales
pricing (berdasarkan penjualan) dan target return on investment pricing sebuah
perusahaan.
4.
Berbasis Persaingan
Penetapan yang dilakukan dengan
mengikuti apa yang dilakukan pesaing. Metode ini memiliki 3 pendekatan melalui
sistem penjualan di bawah harga normal pesaing untuk menarik konsumen,
menyamakan harga agar persaingan tidak terlalu besar atau memberi harga lebih
tinggi dari pesaingnya dengan asumsi bahwa produk yang mereka tawarkan memiliki
kualitas lebih baik.
Kebijakan distribusi
Menurut
Kotler (1991 : 279) Saluran distribusi adalah sekelompok perusahaan atau
perseorangan yang memiliki hak pemilikan atas produk atau membantu memindahkan
hak pemilikan produk atau jasa ketika akan dipindahkan dari produsen ke
konsumen.
Fungsi saluran distribusi
·
Information adalah mengumpulkan informasi
penting tentang konsumen dan pesaing untuk merencanakan dan membantu
pertukaran.
·
Promotion adalah pengembangan dan
penyebaran komunikasi persuasif tentang produk yang ditawarkan.
·
Negotiation adalah mencoba untuk menyepakati
harga dan syarat-syarat lain sehingga memungkinkan perpindahan hak kepemilikan.
·
Ordering adalah pihak distributor dapat
memesan barang kepada perusahaan.
·
Payment adalah pembeli membayar tagihan
kepada penjual melalui bank atau lembaga keuangan lainnya.
·
Title adalah perpindahan kepemilikan
barang dari suatu organisasi atau orang kepada organisasi atau orang lain.
·
Physical Possession adalah mengangkut dan
menyimpan barang-barang dari bahan baku hingga barang jadi dan akhirnya sampai
ke konsumen akhir.
·
Financing adalah meminta dan memanfaatkan
dana untuk biaya-biaya dalam pekerjaan saluran pemasaran.
·
Risk Taking adalah menanggung risiko
sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan saluran pemasaran.
Komentar