MANAJEMEN PEMASARAN PERUSAHAAN BERAS MERAH ORGANIK
MANAJEMEN PEMASARAN
PERUSAHAAN BERAS MERAH ORGANIK
Oleh
: Maziyatul Lailiyyah_180321100084_A
1. Segmentasi,
targetting dan positioning pada produk beras merah organik
a). Segmentasi produk beras merah organik
Segmentasi merupakan pengelompokkan konsumen berdasarkan letak geografis, demografis, perilaku dan psikografi. Tujuan dari pengelompokkan ini adalah untuk membuat proses pemasaran lebih terarah sehingga sumberdaya perusahaan dapat digunakan secara efektif dan efisien. Berikut segmentasi pada produk beras merah organik :
1. Geografis
Secara geografis segmentasi produk ini yaitu pada seluruh masyarakat yang berada di Negara Indonesia maupun luar negeri.2. Demografis
Secara demografis pengelompokan prouk
ini dibagi menjadi beberapa indikator berikut :
- Jenis
kelamin : beras merah organik merupakan beras dengan memiliki gizi dan nutrisi
yang tinggi sehingga beras merah organik ini aman dikonsumsi laki-laki dan
perempuan.
- Usia
: dengan kandungan beras merah yang aman bagi semua usia mulai dari usia bayi
sampai lansia. Pada usia lansia tidak bisa mengkonsumsi karena rata-rata
masyarakat pada usia tersebut tidak sudah rentah dan tidak memiliki gigi dan
terkadang mengkonsumi bubur.
- Pendapatan
: harga beras organik sekitar Rp. 30.000 – Rp. 50.000. harga ini termasuk harga
yang lumayan tinggi bagi masyarakat dengan pendapatan menengah kebawah. Sehingga
segmentasi pada produk ini adalah pada masyarakat dengan pendapatan menengah
keatas (Rp. 5.000.000 - keatas).
- Pendidikan
: pada segmentasi produk ini adalah pada masyarakat yang berpendidikan dari SD,
SMP, SMA, Diploma, Sarjana maupun Pasca Sarjana.
- Profesi
: profesi pada segmentasi produk ini yaitu pada PNS, ibu rumah tangga dan
pegawai swasta.
3. Perilaku
Perilaku pada
segmentasi produk beras merah organik yaitu masyarakat yang berorientasi pada
kehidupan yang sehat, seperti pada msyarakat yang memiliki penyakit gula darah
yang berlebih dan obesitas. Masyarakat yang sedang melakukan diet juga termasuk
dalam segmentasi pasar produk ini.
4. Psikografi
Psikografis
konsumen yang memliki karakeristik yang aktif dalam bersosialisasi, dan
konsumen yang suka berteman dengan banyak orang. Hal ini dikarenakan dengan
seringnya bersosialisasi masyarakat dapat memperoleh informasi beras yang
memiliki kandungan gizi tinggi, yaitu beras merah organik. Terkadang dalam
bersosialisasi masyarakat juga mengikuti trend pada lingkup pertemanannya.
b).
Targeting produk beras merah organik
Targeting
merupakan proses mengevaluasi segmentasi dan pemfokusan strategi pemasaran pada
suatu kelompok yang dianggap potensial. Targeting pada produk beras merah ini
meliputi pada masyarakat dengan pendapatan menengah keatas yang berorientasi
pada hidup sehat dan dalam penyembuhan pada beberapa penyakit seperti gula
darah yang tinggi dan diabetes dan pada msyarakat yang menajlani diet sehat. Serta
pada psikografis yaitu pada masyarakat yang mapan dan modern sehingga
memungkinkan untuk mengembangkan diri dan dapat berpengaruh terhadap pendapatan
yang akan diperolehdimasa mendatang maupun kemampuan untuk mempengaruhi orang
lain dalam mengkonsumsi produk beras merah organik. Penerapan kriteria
targeting ini cukup menguntungkan bagi perusahaan.
c).
Positioning
Positioning adalah strategi yang dilakukan perusahaan
untuk memposisikan produk pada anggapan masyarakat. Produk pesaing pada produk
beras merah organik terutama di Indonesia hanya menjual produk beras putih
biasa dan produk beras merah namun yang non organik. Positioning pada produk
beras merah ini terhadap pesaing dimana tidak memiliki kemiripan dengan produk
pesaing. Perbedaan beras merah organik dengan produk pesaing yaitu produk beras
merah organik ini memiliki keunggulan pada nilai gizi, kualitas beras, kemasan
dan aroma beras setelah dimasak.
2. Bauran
pemasaran produk beras merah organik
Bauran pemasaran merupakan Pada bauran
pemasaran meliputi aspek pada produk, harga, place/tempat dan promosi.
a) Produk
: Pada bauran pemasaran produk ini merupakan produk konsumsi yang dikonsumsi
sehari-hari sehingga barang biasanya dibeli pelanggan dengan cepat dan upaya
yang dilakukan untuk mendapatkannya sedikit. Strategi yang dilakukan untuk meningkatkan
perusahaan adalah dengan meningktkan dan menjaga kualitas produk yang meliputi
pada rasa, aroma, kesamaan ukuran, dll.
b) Harga
: strategi pada bauran pemasaran harga yaitu ditentukan dengan harga yang
terjangkau dengan sesuai standar yang dijual oleh pesaing.
c) Place
: menggunakan tempat penjualan promosi secara online agar jangkauan pasarnya
luas.
d) Promosi
: dilakukan promosi secara online dengan memiliki toko di market place dan akun
instagram, facebook sebagai media promosi.
3. Pamflet
media promosi produk beras merah organik
4. Analisis
daya saing beras merah organik di pasar asean
Negara-negara di Asean yang juga mengekspor beras organik
adalah Thailand dan Vietnam. Negara-negara ini merupakan pesaing terberat bagi
Indonesia, yang karena negara tersebut lebih dulu melakukan ekspor beras
organik. Dengan permintaan dunia akan beras merah organik yang meningkat
menjadikan peluang bagi perusahaan Indonesia untuk melakukan kegiatan ekspor
juga. Pada saat ini Indonesia telah melakikan ekspor beras merah organik ke
Negara Amerika Serikat, Jerman, Malaysia, Singapura, Belanda, Italia dan Dubai.
Hal-hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan pengekspor beras diantaranya
asal beras didapatkan, cara pengiriman, kualitas dan mutu beras, kemasan produk
dan izin ekspor maupun impor.


Komentar